Belajar Branding #3 – Ketika Cinta Harus Memilih: Antara Marketing & Branding

Belajar Branding #3 – Ketika Cinta Harus Memilih: Antara Marketing & Branding. Apa sih bedanya Branding & Marketing? Saat ini yang branding  sedang naik daun. Bagaikan gadis muda yang sexy, dan baru tumbuh, semua orang pasti akan jatuh hati, dan menyukainya. Akibatnya, banyak yang mengira bahwa era branding saat ini sudah menggantikan eranya marketing.

Ada seorang teman yang bilang, “sudahh.. kita tigak perlu marketingan, sekarang kita branding aja..” seolah cukup dengan melakukan branding saja, maka keuntungan besar pasti akan datang dengan sendirinya. Padahal kenyataannya gak seperti itu lho.. Branding tetap membutuhkan markting dan marketing juga membutuhkan branding. Marketing dan branding bukan saling membenci atau saling menggantikan. Mereka justru saling membutuhkan satu sama lainnya. Bedua, bila digabungkan dengan baik, marketing dan branding akan menjadi dynamic duo seperti Batman & Superman, atau seperti Son Goku & Vegeta, atau seperti Naruto & Sasuke hahaha…  buat kamu yang baru baca artikel ini & pengen tahu soal apa itu branding? bisa langsung ke artikel sebelumnya yang di posting oleh bikin kaos satuan tentang apa dan siapa itu branding.

Apa sih marketing itu? Marketing itu biasanya gak pernah lepas dari yang namanya 4P alias Product, Place, Price & Promotion. Marketing selalu bicara soal apa produk yang akan dijajakan, (bisa barang ataupun jasa), bagaimana manfaat dan keunggulan produk kita dibandingkan dengan yang lain. Marketing juga bicara soal tempat produk tersebut dijajakan termasuk sistem distribusi dan rantai nilainya. Marketing juga akan bercerita soal berapa harga jual, besarnya keuntungan yang didapatkan untuk semua pihak yang terlibat. Marketing juga akan membahas strategi dan budget promosi yang dibutuhkan dan sebagainya. Nahh itu yang dilakukan marketing dan tidak dilakukan branding.

Dalam hal ini, branding, lebih fokus pada bagaimana cara agar sebuah produk bisa diterima dengan baik oleh konsumen sesuai dengan citra atau persepsi yang diinginkan oleh perusahaan (catatan tentang apa itu branding dapat dilihat ditulisan sebelumnya). Jika strateginya benar, branding akan membantu marketing dalam melakukan survay pasar, melihat trand dan kebutuhan konsumen, menembak ceruk pasar yang lebih eksklusif dan spesifik, meningkatkan harga jual produk dan sebagainya.

Keduanya memiliki kesamaan dalam hal target market, positioning, dan differentiation, serta yang lebih penting, keduanya memiliki kesamaan tujuan, yaitu bagaimana menjadikan sebuah produk laku dijual dan tentu saja memberikan keuntungan yang besar. Gabungan atau fusion antara marketing dan branding bila dilakukan dengan tepat akan menjadi kekuatan yang dahsyat seperti fusion antara Son Goku dan Vegeta di dalam film Dragon Ball. Fusion antara keduanya melahirkan Gogeta atau Vegeto (tergantung dari cara fusionnya), yang menjadi pendekar terkuat di seluruh alam semesta yang bisa mengalahkan siapapun musuhnya hahaha… :v

Nah kalau kamu masih pengen tahu hal lain soal branding, bisa langsung visit situ kami di bikin kaos satuan.. yuk kita belajar bareng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *